Puyuh Barokah Jaya

Haris Fauzi

Pembuatan Pin

HebatPin

Sabtu, 13 Februari 2016

Flu Burung

Puyuh Bogor Mengenal Flu Burung


 Pengertian wabah flu burung

Apa sebetulnya flu burung dan bagaimana mencegahnya?
Avian influenza, atau yang lebih sering disebut dengan flu burung, awalnya merupakan sejenis penyakit infeksi pada burung yang sering menyerang di Indonesia disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H5 dan H1.
Flu burung memang harus diwaspadai, biasanya terjadi di bulan-bulan pergantian musim dan musim penghujan seperti sekarang, karena itu antisipasi dan pencegahan mutlak dilakukan untuk mencegah penyebaran flu burung maupun penyakit yang lain.

Pencegahan

1.      Vaksinasi pada puyuh dilakukan saat umur 21- 30 hari, dengan cara injeksi (disuntik), karena vaksin yang digunakan adalah vaksin inactive (killed)

2.      Pemberian vitamin, baik vitamin untuk telur atau vitamin C dan antistress secara rutin untuk meningkatkan daya tahan puyuh.

3.      Membuat suasana kandang menjadi nyaman untuk puyuh dengan memperhatikan kepadatan kandang,  ventilasi dan pencahayaan.

4.      Biosecurity

Adalah segala cara atau usaha untuk mencegah atau menghambat masuknya bibit penyakit terhadap area peternakan yang sehat dengan kondisi lingkungan yang bersih.
Dalam menerapkan program biosecurity ada beberapa hal yang hadrus diperhatikan oleh peternak yaitu:

Desinfeksi .
Yaitu cara untuk mencegah/menghambat agar bibit penyakit tidak mudah masuk atau terhambatpenyebarannya.Yang lazim dilaksanakan peternak selama ini adalah dengan penyemprotan dan desinfeksi peralatan kandang yang akan masuk ke kandang. Desinfektan yang biasa digunakan seperti Peksi Tox atau Desinfektan sejenis. Penyemprotan dapat dilakukan pada rumah kandang, kandang batteray bahkan puyuhnya. Dalam kondisi normal dapat dilakukan 2-3x seminggu setelah membuang kotoran (nimpal), tetapi saat kondisi puyuh kurang baik, sebaiknya dilakukan setiap hari.

Sanitasi.
Yaitu cara bagaimana kita menjaga kebersihan kandang baik itu rumah  kandang, kandang batteray maupun lingkungan sekitar kandang. Pembersihan kotoran (nimpal) minimal tiap 2 hari merupakan tindakan yang bijaksana. Pada kondisi kotoran yang basah atau puyuh terserang penyakit, pembuangan kotoran diusahakan setiap hari. Sanitasi juga dilakukan pada tempat minum. Jika menggunakan tempat minum model bel atau pralon, sebaiknya dicuci sehari sekali. Jika menggunakan nipple minimal seminggu sekali dikuras (diglontor) dengan cara membuka penyumbat pipa disetiap ujungnya.

Karantina.

Karantina adalah tindakan pemisahan puyuh yang kondisinya kurang baik. Puyuh yang dalam kondisi sakit baik berat atau ringan yang memungkinkan untuk disembuhkan atau menghindari resiko penularan penyakit ke puyuh lain yang sehat. Puyuh yang dikarantina ditempatkan di tempat yang berbeda lokasinya dengan yang puyuh sehat.

Calling.
Calling adalah pengeluaran atau afkir sebagian puyuh yang sakit atau cacat (tidak produktif) agar tidak menularkan penyakit (sebagai carier) ke puyuh yang sehat dalam satu rumah kandang.

Afkir.
Afkir adalah tindakan pemusnahan seluruh puyuh yang terserang penyakit dalam satu rumah kandang agar tidak menular ke rumah kandang puyuh yang sehat. Dengan tindakan ini diharapkan bisa memutuskan siklus hidup penyakit dalam satu lingkungan kandang.

Lalu lintas dalam kandang.
Lalu lintas dalam kandang ini meliputi lalu lintas orang (operator kandang), ternak lain dan juga alat dan perlengkapan kandang. Lalu lintas yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berkembangnya suatu penyakit. Sebagai antisipasi terhadap kondisi ini peternak harus membatasi orang yang masuk area kandang dan menyiapkan bak air yang berisi desinfektan untuk cuci kaki, tangan dan spray badan sebelum masuk kandang.

Biosecurity dilaksanakan secara ketat dapat mencegah terinfeksinya puyuh oleh kuman atau bibit penyakit, baik itu yang datang dari luar maupun dari dalam kandang. Sebagaimana pepatah mengatakan “Sedia Payung Sebelum Hujan”, lebih baik mencegah dari pada mengobati, karena dengan pencegahan berarti telah menekan biaya produksi peternakan. Awal keberhasilan dari suatu peternakan adalah penjagaan yang ketat terhadap benteng pertahanan yaitu BIOSECURITY.

Sumber: http://www.peksigunaraharja.com/2015/04/pengertian-wabah-flu-burung.html

POSTINGAN TERPOPULER PUYUH BOGOR

MEMBAGI SAHABAT

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More